Belajar & belajaR

Belajar bagai jalan tak berujung

Fb Koreksi Volume ?

Posted by a2karim09 pada Mei 16, 2010

Faktor bentuk (Fb) merupakan suatu parameter yang digunakan saat menghitung volume pohon berdiri. Penggunaan faktor ini mengingat bahwa rumusan untuk menghitung volune pohon berdiri didasarkan pada rumusan silinder, sedangkan bentuk batang pada dasarnya tidak pernah berbentuk silinder. Disisi lain ada yang beranggapan bahkan menyatakan bahwa Fb sebagai suatu nilai koreksi untuk perhitungan volume pohon berdiri. Benarkah? Untuk itu kita perlu menelaah ulang kegunaan Fb terhadap perhitungan volume pohon berdiri.

Memperhatikan ilustrasi bentuk pohon dan bentuk silinder untuk tinggi/panjang yang sama, ternyata untuk tinggi/panjang batang tidak pernah berimpit dengan sisi tinggi/panjang silinder. Tidak berimpitnya sisi tinggi/panjang batang dan sisi tinggi/panjang silinder disebabkan pertumbuhan batang dari pangkal hingga ke ujung membentuk kerucut.

Memperhatikan ilustrasi irisan lingkar batang memberikan gambaran bahwa batang pohon merupakan kumpulan benda-benda yaitu berupa neiloid, silinder, parabola dan konus (kerucut).

Ini juga memberikan gambaran bahwa diameter atau keliling tiap irisan lingkar batang tidak selalu sama. Bahkan pada bagian ujung batang akan berupa titik.
Berarti pula bahwa jari-jari pada irisan lingkar batang tidak selalu sama, bahkan sebagian besar berbeda. Pada ilustrasi penampang lintang batang memperlihatkan panjang r1, r2, r3 dan seterusnya tidak selalu sama. Ini juga berarti bahwa irisan lingkar batang hampir tidak pernah membentuk lingkaran penuh.

Jadi dasar pemikirannya :
(1) Rumus yang digunakan rumus volume silinder, sedangkan bentuk fisik batang secara utuh tidak berbentuk silinder.
(2) Mengingat, memperhatikan bentuk fisik batang secara utuh tidak berupa silinder, maka dilakukan koreksi.
(3) Penekannya bukan pada koreksi volume, tetapi bentuk fisik batang yang tidak silinder. Volume akan terkoreksi setelah dilakukan pembenahan perhitungan bentuk fisik batang yang dibagi-bagi menjadi beberapa bagian (tergantung kesepakatan).

Pemikiran lain, mengapa pada perhitungan volume kayu bulat tidak dilakukan koreksi?. Pemikirannya, karena bentuk fisik kayu bulat telah dianggap berupa sillinder. Jadi penekanannya pada bentuk dan volume secara otomatis terkoreksi.

Dari uraian di atas menunjukkan bahwa penekanan utama pada bentuk batang yang tidak silinder dan bukan untuk mengkoreksi volume karena batang tidak silinder.

A2Karim

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: