Belajar & belajaR

Belajar bagai jalan tak berujung

Budidaya Tanaman Sirih Merah

Posted by a2karim09 pada Maret 21, 2010

Sekilas pertumbuhan tanaman sirih merah sama saja dengan pertumbuhan tanaman sirih kinang. Setelah dicoba ternyata kecepatan tumbuhnya berbeda. Demikian pula kondisi lingkungannya.

Kesamaan dengan pertumbuhan tanaman sirih merah dengan tanaman sirih kinang adalah:
1. Pertumbuhannya merambat (menjalar), sehingga memerlukan tempat rambatan batangnya.
2. Bentuk helai daun lebih-kurang sama.
3. Media tumbuh tanah.

Pertumbuhan tamanan sirih merah secara spesifik dibanding dengan tanaman sirih kinang adalah:
1. Menginginkan kondisi yang teduh; maksudnya dalam pertumbuhannya tidak begitu memerlukan cahaya matahari langsung (semi intoleran).
2. Kondisi tanah yang diinginkan adalah lembab (dalam pot); maksudnya kondisi tanah sebagai tempat tumbuhnya tidak basah atau tidak kering. Bagaimana kalau ditanam pada suatu hamparan tanah (lahan) di sekitar rumah. Tidak menjadi masalah. Yang penting keteduhannya tetap terjaga. Walau sebagian ada yang terkena matahari langsung tetapi tidak sepanjang hari.
3. Bagain bawah daun dan batang berwarna merah tua, sedangkan bagian atas berwarna hijau agak tua dengan garis-garis putih pada bagian tulang daun. Keindahan daun inilah menyebabkan tanaman sirih merah dijadikan tanaman hias disamping berfungsi untuk pengobatan.

Awalnya tumbuhan sirih merah merupakan tanaman hias karena kekhasan corak daunnya. Kini telah diketahui manfaatnya terutama untuk penyakit diabetes dan kanker, sehingga tanaman tersebut bernilai ekonomis. Tanaman sirih merah ini tidak begitu banyak dipasarkan. Pemasarannya yang pernah kami ketahui di Kota Banjarbaru dan Banjamasin (Kalimantan Selatan). Bentuk tanaman sirih merah yang dipasarkan dengan panjang tunas batang lebih kurang 20 – 30 cm.

Beberapa info yang saya peroleh bahwa menumbuhkan tanaman sirih merah agak sulit karena pertumbuhannnya yang lambat. Beberapa foto-foto berikut bercerita tentang perkembangan pertumbuhan sirih merah sesuai perjalanan waktu.

N73 : 20100208 ; 20100215 ; 20100223

N78 : 20100303 ; 20100315 ; 20100321

Selanjutnya bagaimana cara membudidayakannya. Hasil rangkuman pengalaman kami (tiga batang sirih merah) dan pengalaman pembudidaya tanaman sirih merah adalah:
1. Media tumbuh dapat menggunakan hasil bakaran sampah (rumput, sampah dapur) atau bakaran merang. Lebih baik lagi bila dicampur dengan tanah dengan perbandingan 3 : 1 (bakaran sampah : tanah) atau 2 : 1 (bakaran merang : tanah)
2. Batang yang akan digunakan hendaknya telah ada calon akar. Bila tidak (biasanya batang tua atau batang muda), maka kemungkinan tumbuh tunas (kemampuan hidup) sangat kecil sekali.
3a. Bila menggunakan batang yang akarnya telah tumbuh (menggantung) kemudian batangnya dipotong, maka pertumbuhan tunas batang lebih-kurang 3 minggu.
3b. Bila menggunakan batang yang telah mempunyai tunas batang (perakaran dalam tanah) kemudian dipotong, maka kemampuan hidupnya sangat besar.
4. Selama menumbuhkan tunas batang hendaknya berada di tempat yang teduh. Usahakan jangan kena cahaya matahari langsung.
5. Kondisi media tumbuh selalu diperhatikan agar tidak kering atau tidak basah (drainase baik). Saat penyiraman upayakan media tumbuh jangan sampai basah sekali. Kelebihan air menyebabkan akar akan busuk.
6. Jangan lupa untuk menyiapkan rambatan batangnya (tunas) berupa tiang atau apa saja.

Penanam dan juga penjual yang pernah bertukar pengalaman dengan kami adalah :
a. Bapak Saimi (jln. Zam-Zam Jailani, No.42, Guntung Lua, Banjarbaru); HP. 085251415237 & 05117085498.
b. Bapak Madi (komp. Benua Permai, Banjarbaru); HP. 081348242159.

Semoga pengalaman kecil tanpa design ini dapat memberikan manfaat bagi yang ingin membudidayakan (pembiakan vegetatif) sirih merah. Bahkan dapat menjadikan usaha tambahan. Semoga. Amin.

A2Karim

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: